Agustus 25, 2012

Ahli IT HT Pakistan Ditangkap Atas Tuduhan Hasutan

Ahli IT HT Pakistan Ditangkap Atas Tuduhan Hasutan

oleh Asad Kharal
diterjemahkan oleh Muhammad Yusuf dengan bantuan Google Translate. Terjemahan ini telah dilengkapi sejumlah keterangan untuk memudahkan memahami konteks, tanpa merubah isi berita asli.

dipublikasikan di http://tribune.com.pk/story/425507/countering-terrorism-huts-it-expert-arrested-on-sedition-charges/ pada tanggal 24 Agustus 2012




Polisi menggerebek sebuah rumah di sektor Defence, Lahore, di mana para pemimpin partai terlarang, Hizbut Tahrir, berkumpul.



LAHORE: Seorang pakar teknologi informasi dari Tahrir Hizbut yang terlarang (di Pakistan) ditangkap pada hari Kamis (23/8/2012) di bawah ancaman yang berbeda dari Undang-Undang Anti Terorisme, Kode Penal Pakistan dan UU Tentara Pakistan atas tuduhan merancang konspirasi yang mengancam kepentingan nasional.

Arshad Jamal adalah salah satu di antara mereka yang menghadiri pertemuan pada tanggal 3 Agustus di mana Perwakilan HT diduga sepakat untuk meningkatkan operasi berkonspirasi melawan dan menghasut pemberontakan di antara peradilan, pemerintah, dan tentara ketika personel polisi menggerebek sebuah rumah di daerah Lahore Sektor Pertahanan B.

"Jamal ditangkap atas tuduhan konspirasi dan penghasutan terhadap pemerintah federal dan institusi negara; pencetakan, penerbitan, dan penyebarluasan materi untuk menghasut kebencian; dan untuk keanggotaan, dukungan, dan pertemuan yang berkaitan dengan organisasi terlarang dan bersekongkol pemberontakan di angkatan bersenjata." demikian petugas penyelidikan Stasiun Polisi Defence A Inspektur Arshad Kahloon mengatakan kepada The Express Tribune.

Sebuah FIR telah terdaftar terhadap Saeed Jigranvi - Ketua Komite Koordinasi Pusat HT - dan Arshad Jamal pada keluhan Sub Inspektur Nadeem Baber.

Ekstrak dari FIR mengungkapkan bahwa informan menyampaikan informasi bahwa jumlah yang cukup besar dari anggota HT - yang dilarang oleh kementerian dalam negeri sejak 20 November 2003 - telah berkumpul untuk menetas konspirasi terhadap kepentingan nasional, pemerintah yang berkuasa, angkatan bersenjata dan peradilan untuk menyalakan keresahan dalam masyarakat dan menghasut tentara untuk melakukan pemberontakan.

Untuk itu, buklet yang tak terhitung jumlahnya, pamflet dan bahan lainnya dicetak untuk distribusi telah disita oleh polisi di TKP.

Petugas penyelidikan lebih lanjut mengungkapkan bahwa Pengadilan Anti Terorisme No 3 Irfan Hakim Ahmed Saeed pada Kamis menahan anggota HT Jamal di Kepolisian Defence B dalam bentuk penahanan fisik sampai 27 Agustus untuk diinterogasi atas permintaan polisi dan Jaksa Penuntut Umum.

Secara terpisah, pemerintah Punjab telah mengajukan banding di Pengadilan Tinggi Lahore terhadap pembebasan 19 aktivis HT Pakistan yang ditangkap oleh Polisi Model Town pada 29 Maret, sumber di Departemen Kejaksaan Punjab mengatakan kepada The Express Tribune.

Komentar Gen Pembebas

Begitulah. Dulu, Rasulullah SAW oleh ‘pemerintah yang berkuasa’ kaum Quraisy dinyatakan sebagai pembuat hasutan, yang setiap kata-katanya bisa memisahkan ikatan persaudaraan. Kini, Hizbut Tahrir dituduh dengan tuduhan serupa sebagai pembuat hasutan yang bisa menggerakan masyarakat dan tentara menentang ‘Pemerintah yang Berkuasa’ Pakistan. 

Sesungguhnya, orang-orang yang berakal dan berhati nurani di antara rakyat, kaum intelektual, para profesional, ‘alim ‘ulama, staf pemerintahan, dan tentara-tentara serta polisi-polisi akan mampu melihat siapa sebenarnya yang melakukan pengkhianatan terhadap Allah, Rasulnya, dan kaum muslimin. Sebagaimana dulu generasi awal kaum muslimin yang mampu melihat siapa sesungguhnya yang berbuat dzalim lagi menyebarluaskan kerusakan di tengah-tengah masyarakat dan siapa yang berjuang melakukan pembebasan manusia dalam arti bebas yang sesungguhnya.

Karena itu, jangan heran bila Anda melihat kaum muslimin berbondong-bondong memberikan dukungan dan berjuang bersama Hizbut Tahrir. Cepat atau lambat, Anda akan benar-benar melihatnya.

Tidak ada komentar:

Tips of the Day